Investasi Budidaya Kopi

Indonesia merupakan produsen dan eksportir kopi terbesar ketiga di dunia, setelah Brazil dan Vietnam. Indonesia memasok kopi di seluruh rentang kualitas, varietas Robusta hinga Specialty Arabica. Hasil kopi nasional telah tumbuh selama beberapa dekade terakhir. Dengan konsumsi kopi per kapita yang meningkat baik di Indonesia maupun di wilayah yang lebih luas, jelas ada ruang untuk pertumbuhan lebih lanjut, tetapi ada juga kebutuhan yang jelas untuk investasi. Modal yang dibutuhkan untuk membawa industri kopi Indonesia ke tingkat berikutnya menghadirkan prospek yang menarik bagi investor, sementara budaya kopi negara yang berkembang juga membawa peluang bagi pasar ekspor.

Iklim tropis Indonesia menghasilkan kondisi yang ideal untuk menanam kopi. Budidaya dimulai pada masa kolonial dan dimulai di wilayah barat Jawa. Budidaya kopi yang dijalankan oleh Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah ditanam di lahan konservatif milik PERHUTANI. Kami pun menawarkan para investor untuk turut andil mengurangi gas karbon yang dewasa ini jelas memberikan dampak buruk bagi dunia.

Berbisnis saat ini selalu identik dengan pengurangan lahan hijau, polusi, namun dengan meningkatknya minat para investor yang hendak berinvestasi di sektor budidaya kopi dapat membuktikan bahwa bisnis juga memberikan dampak yang baik bagi lingkungan.

Solusi menghadapi naiknya konsentrasi gas rumah kaca dengan mitigasi yaitu menyimpan karbon di lahan, dan melakukan adaptasi. Teknisnya dengan menggunakan spesies atau varietas yang toleran terhadap panas, mengurangi resiko kebakaran, hama dan banjir. Meningkatkan bahan organik tanah serta praktik agroforestri. Sebagaimana diketahui, tanaman kopi yang tinggi batangnya bisa mencapai 9 meter, sangat layak menjadi tanaman agroforestri. Tanaman kopi juga dipercaya memiliki kemampuan sangat baik dalam menyerap gas karbon untuk kemudian diubah menjadi oksigen. Oleh karena itu, tanaman kopi dan pohon penaungnya cocok sebagain tanaman agroforestri.

Untuk memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi saat ini, petani kopi binaan Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah perlu meremajakan tanaman kopi tua yang mereka miliki dengan pohon baru. Di sisi lain, Koperasi pun harus mempertahankan kwalitas di sektor pengolahan, meningkatkan fasilitas, meningkatkan kwalitas pengemasan, dan memperluas pemasaran sebagai eksportir. Investasi Budidaya Kopi lah yang diperlukan sebagai pendukung Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah untuk membuka peluang sebagai Agregator Kopi Jawa Barat untuk memperluas pasar. Hal ini berguna untuk menegaskan kehadiran kopi Indonesia di kancah global dan memperkuat pijakan kami sebagai produsen kopi di pasar dalam negeri.