Inisiasi Budidaya Kopi Bagi Petani Melalui Koperasi, Bripka Miftahudin Shaf Diganjar Penghargaan Oleh Gubernur Jawa Barat

**Tembus Pasar Internasional, hingga Raih Penghargaan

Bripka Miftahudin Shaf meraih penghargaan sebagai Wirausahawan Muda Berprestasi Bidang Perkebunan Provinsi Jawa Barat Tahun 2019, penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Miftah menceritakan pengalamannya ketika mulai merambah bisnis kopi, sebelumnya ia pernah membudidayakan penanaman kayu keras namun usahanya tak membuahkan hasil. Tak berputus asa di tahun 2014 dirinya berinisiatif untuk mencoba hal lain, yakni membudidayakan kopi.

” Penanaman pohon kayu ini berkisar 5-7 tahun untuk panen, kemudian saya berfikir komoditas apa yang dapat panen dengan jangka waktu cepat, maka komoditas kopi jadi pilihan”, ujarnya.

Kemudian Miftah berkonsultasi dengan pihak Perhutani, lantas dianjurkan untuk mulai membudidayakan kopi, dirinya disarankan untuk melakukan study banding ke Pangalengan.
Disana ia mulai mempelajari seluk-beluk kopi kepada salah satu tokoh kopi Jawa Barat yakni H Danuri yang sudah malang melintang membidangi kopi selama dua puluh tahun.

Sepulangnya dari Pangalengan, Miftah membawa 800 bibit kopi yang akan ia tanam di lahan milik Perhutani yang terletak di Kecamatan Cisalak. Tak sampai disitu, komunikasi dengan H Danuri masih ia lakukan dari mulai merawat hingga mengolah biji kopi agar kopi yang ia tanam dapat membuahkan hasil.

Selama dua tahun dirinya membudidayakan kopi di lahan milik Perhutani hingga membuahkan hasil dan memikat hati para petani sekitar untuk melakukan hal yang sama.
Atas dasar itulah, Miftah bersama para petani mendirikan Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah (GLB) sebagai wadah bagi para petani dalam menjalankan budidaya kopi.

Kini Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah dengan budidaya kopi nya mampu mendapatkan tempat di hati para pecinta kopi. Tak hanya di Kabupaten Subang, perkebunan kopi yang dikelola koperasi ini mampu merambah hingga ke luar kabupaten diantaranya Kabupaten Cianjur dan Bogor yang secara keseluruhan luas kebunnya mencapai 320 hektare.

“Untuk saat ini kita baru mampu menghasilkan 80 ton cherry, dan cherry tersebut kita olah di Subang”, ujarnya.

Dari sisi distribusi bukan hanya domestik saja, Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah mampu menarik perhatian manca negara. Pada bulan September ini, kopi hasil olahannya akan di ekspor ke Korea Selatan, dan mulai menjajaki Saudi Arabia dan Abudhabi.

Lewat tangan dingin seorang Bripka Miftahudin Shaf dalam membudidayakan kopi, maka penghargaan sebagai Wirausahawan Muda Berprestasi Bidang Perkebunan Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 ini mampu ia peroleh.

Bagikan artikel ini

Leave a Comment