Gelar Pelatihan Budidaya dan Barista Kopi, Peserta Berasal dari Enam Negara

Koprasi Produsen Gunung Luhur Berkah (GLB) bersama Kopi Hofland gelar Pelatihan Budidaya Berkelanjutan (Good Agriculture Practice) Pasca Panen (Post Harvest) Kopi Arabika dan Pelatihan Barista Kopi (Coffee Barista Training) yang berlokasi di dua tempat berbeda yakni Kabupaten Bogor dan Kabupaten Subang.

Pelatihan digelar selama dua minggu dengan melibatkan peserta baik dari dalam maupun luar negeri diantaranya peserta datang dari Saudi Arabia, Qatar, Filipina, Australia, Yaman dan Dominica .

Dalam acara tersebut melibatkan beberapa pihak terkait seperti Specialty Coffee Association Indonesia (SCAI), Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Logistik Indonesia (STIMLOG), BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Subang, dan peran serta Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.

Selama satu minggu pertama, kegiatan terfokus di Kabupaten Bogor berlokasi di Hotel Palace. Disana para peserta mendapatkan pembekalan materi tentang budi daya kopi, selanjutnya peserta mengunjungi Kopi Spectrum untuk mendapatkan materi dan workshop coffee tentang bagaimana meroasting kopi, cupping coffee, dan pelatihan barista.

Setelah menerima pembekalan di Bogor, para peserta kemudian melanjutkan pelatihan ditempat yang berbeda di minggu kedua, yakni di Kabupaten Subang untuk melakukan pelatihan praktek lapangan budidaya kopi arabika.
Mengapa Kabupaten Subang ?.

Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah (GLB) merupakan wadah bagi para petani kopi di Desa Bukanagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang-Jawa Barat yang diketuai oleh Miftahudin Shaf, dan kemudian memiliki Brand Kopi bernama “Hofland” yang dikelola oleh Dwi Mustika selaku owner.

Selain Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah (GLB) sebagai penyelenggara pelatihan bersama Kopi Hofland, Kabupaten Subang menjadi sasaran pembelajaran bagi para peserta lantaran disana terdapat lokasi pembudidayaan sekaligus pengolahan kopi-kopi yang dihasilkan oleh para petani di Kabupaten Subang. Tepatnya di Desa Bukanagara, para peserta kemudian diajarkan bagaimana cara membudidayakan kopi jenis arabika.

Salah seorang Peserta dari Saudi Arabia Naffie Sirag Hag Osman mengatakan, ini merupakan kali pertama dirinya melihat langsung proses pembudidayaan kopi. Jika sebelumnya ia hanya sekadar mengolah greenbean, kini ia bisa mengetahui bagaimana proses dari sejak awal.

“Baru pertama kali lihat kopi dari pohonnya, dan dapat mempelajarinya langsung”, ujar Naffie.

Naffie begitu semangat mengikuti kegiatan ini, jika sebelumnya ia datang ke Indonesia sebagai wisatawan mancanegara, ini merupakan kedatangannya yang keduakali sebagai peserta pelatihan yang digelar oleh Koperasi GLB dan Kopi Hofland.

“Banyak sekali yang bisa saya petik dari pelatihan ini, selain melihat proses budidaya, kami juga diajak mengunjungi beberapa kedai kopi yang ada di sini, dan itu menarik, dari segi konsep yang diperlihatkan oleh kedai cukup menonjol perbedaannya dengan kedai yang ada di Negara kami”, kata Naffie.

Setelah mengunjungi lokasi pembudidayaan kopi, para peserta selanjutnya diajak ke tempat pengolahan kopi di Desa Gardusayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, yang merupakan pabrik pengolahan kopi milik Koperasi GLB dan Kopi Hofland.

Disana mereka diperlihatkan proses pengolahan kopi dari semula cherry (buah kopi) menjadi greenbean (biji kopi) dengan berbagai proses pengolahan. Selain itu juga mereka dikenalkan dengan beberapa mesin produksi kopi, wire house, juga gudang penyimpanan kopi yang telah diolah.

Terakhir, para peserta diajak untuk mengunjungi Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Logistik Indonesia (STIMLOG) untuk mendapatkan pembekalan materi pengembangan usaha di bidang pertanian dan kopi.

Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah (GLB) yang bergerak di hulu yang kemudian ditopang oleh Hofland di hilir nyatanya mampu mendistribusikan greenbean maupun roastbean bukan hanya untuk domestik. Ternyata, kopi asal subang ini telah mampu memenuhi permintaan yang berasal dari mancanegara seperti Korea Selatan, Saudi Arabia, dan Abudhabi.

Sebelumnya, Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah (GLB) dan Kopi Hofland sempat diganjar beberapa penghargaan yakni Miftahudin Shaf meraih Penghargaan Sebagai Wirausahawan Muda Berprestasi Bidang Perkebunan Tahun 2019 oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Sedangkan Dwi Mustika sendiri meraih penghargaan melalui produk Kopi Hofland Subang dinobatkan sebagai UMKM JUARA 2019 dalam program “UMKM Juara” yang diadakan oleh Provinsi Jawa Barat. Program tersebut merupakan program unggulan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Kopi Hofland bersama lima produk UMKM lainnya berhasil menyisihkan 2.500 UMKM yang tersebar di Jawa Barat.

Bagikan artikel ini

Leave a Comment